detik news

detiknews.co

PROYEK DRAINASE DI PORIS KOTA TANGERANG BANTEN MENYALAHI ATURAN ATAU ADA DEAL TANGAN INSTANSI TERKAIT

Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang nampaknya sedang gencar menggalakkan perbaikan sistem tata air di wilayahnya. Salah satunya, terdapat beberapa titik proyek pembangunan revitalisasi sungai/drainase yang jelas menyalahi aturan di Jl Maulana Hasanudin Poris Gaga Kota TangerangDiantaranya, para pekerja proyek tidak menggunakan APD (alat pelindung diri), bahan bangunan yang berserakan mengganggu dan membahayakan pengguna jalan, proyek pembangunan tidak ada penutup/pengaman sehingga membahayakan pekerja dan pengguna jalan di khawatirkan menimbulkan kecelakaanSesuai Undang-undang no. 1 tahun 1970 tentang keselamatan pekerja yakni ‘keselamatan kerja dalam segala tempat kerja, baik di darat, di dalam tanah, di permukaan air, di dalam air maupun di udara, yang berada di dalam wilayah kekuasaan hukum Republik Indonesia’ dan undang-undang no. 11 tahun 2020 tentang cipta kerja.Dalam hal ini, suatu kewajiban mengutamakan keselamatan kerja dan sistem management kerja. Saat wartawan mewawancarai (Wijaya) yang juga warga setempat mengiyakan proyek tersebut berserakan dan tidak rapih dan rawan kecelakaanMenurut penuturan salah satu pekerja yang tidak ingin di sebutkan namanya, “proyek ini, penanggung jawabnya orang dishub”. Ini di luar kewajaran, karena biasanya proyek pemerintah di kerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU).Yang lebih membingungkan lagi, proyek ini tidak memiliki papan ijin proyek dari pemerintah terkait. Seharusnya, pemerintah bisa lebih tegas menindak oknum yang mengatasnamakan pemerintah terkait proyek yang dapat di katakan ilegal ini. Terutama pengasawan terhadap oknum dinas terkait yg berhubungan dengan proyek pemerintah.